tips merawat bayi, panduan perawatan serta tips kesehatan dan nutrisi bayi balita indonesia

Monday, 6 April 2015

cara memberi hukuman yang mendidik pada anak

cara mendidik anak
Bagaimana cara mendidik anak? Anak Anda tentu pernah melakukan sebuah kesalahan yang membuat kesabaran Anda habis. Di saat itulah Anda memberikan hukuman pada anak agar jera. Namun, ternyata hukuman yang Anda berikan berupa kekerasan fisik yang mengakibatkan pikiran dan mental anak terganggu. Ini cara yang tidak mendidik. Maka dari itu Anda harus berhati-hati saat memilih hukuman untuk Anda agar tidak berakibat fatal yang bisa menyebabkan penyesalan nantinya.

Saat ini banyak sekali kasus kekerasan pada anak salah satu cara dilakukan oleh orang tua sendiri karena bertujuan mendidik anak atau istilah kasarnya "memberi pelajaran" pada anaknya. Padahal dampak yang ditimbulkan sangat serius pada psikologi anak yang banyak dilupakan.

Hukuman dalam bentuk kekerasan tidak selalu memberikan efek jera pada anak. Itu bukanlah cara mendidik anak yang benar. Justru akan membuat anak meniru perilaku tersebut pada temannya tanpa sepengetahuan dari orang tua. Saat melihat anak melakukan sesuatu yang salah atau berbuat nakal, emosi Anda harus ditahan sebaiknya Anda memberikan arahan pada anak jika hal yang dilakukan itu salah. Anak belum tahu antara perbuatan salah dan benar maka butuh bimbingan untuk mengarahkan pada hal yang benar.

Cara Menghukum Anak Yang Melakukan Kesalahan

Setiap anak pasti pernah melakukan kesalahan, termasuk anak Anda tentunya. Sudah benarkah Anda memberikan hukuman yang mendidik ataukah malah sering mencubit atau memukulnya agar anak jera. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghukum anak Anda agar jera dan tidak nakal lagi.

Berikut adalah cara tepat menghukum:

· Diamkan anak beberapa saat

Saat Anda tahu anak melakukan salah atau nakal diamkan beberapa saat agar anak berpikir tentang kesalahan yang dia lakukan. Setelah anak menyadari kesalahan yang dilakukannya, ajak berbicara atau mengobrol anak tersebut dan tanyakan alasan mengapa anak Anda melakukan sebuah kesalahan yang seharusnya tidak Anda lakukan. Setelah anak memberikan jawaban tugas Anda adalah mengarahkan anak ke jalan yang benar dan menasehati anak jangan mengulangi lagi kesalahan tersebut di waktu lain.

· Beri tugas tambahan pada anak

Memberikan tugas tambahan pada anak di rumah. Disamping sebagai hukuman anak juga dapat belajar pelajaran sekolah. Anda dapat menghukumnya selama satu jam, sebaiknya Anda tunggui agar anak benar-benar melakukan hukumannya.

· Tidak boleh melakukan kegiatan yang disenangi

Beri hukuman anak Anda dengan anak tidak boleh melakukan kegiatan yang disenanginya, misalnya tidak boleh main game selama beberapa hari ataupun tidak boleh menonton TV selama tujuh hari. Jika anak dihukum seperti itu maka akan jera karena anak pasti tidak ingin dilarang melakukan hal yang disukainya.

· Puji anak Anda

Memuji anak tidak selamanya Anda lontarkan saat anak melakukan hal baik saja. Saat anak melakukan hal buruk pun dapat Anda puji. Namun, bukan karena anak Anda melakukan suatu hal yang buruk lalu Anda memujinya. Pujilah dengan kata-kata “anak ibu anak baik tidak seharusnya melakukan hal yang tidak benar seperti tadi” maka anak akan berpikir kalau yang dilakukannya adalah perbuatan yang salah.

Memberikan hukuman pada anak dengan menggunakan kekerasan bukanlah solusi yang benar. Banyak sekali anak jika dihukum dengan kekerasan akan lebih liar perilakunya bahkan tak jarang mereka jadi anak penakut. Kekerasan pada anak mungkin dianggap hal sepele oleh sebagian orang tapi bisa menimbulkan dampak luar biasa. Dampak yang ditimbulkan bisa sampai anak dewasa. Saat dewasa anak bisa menjadi pribadi yang pemarah. Selain pemarah anak juga akan takut melakukan sesuatu meskipun hal itu benar.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : cara memberi hukuman yang mendidik pada anak

0 comments:

Post a comment